Menakjubkan melihat bagaimana sistem AI penelitian eksperimental kami untuk interpretasi mamografi mengidentifikasi lebih banyak kasus kanker interval, serta kanker invasif, dan lebih banyak kasus secara keseluruhan, daripada metode konvensional. Ditambah itu dapat mengurangi beban kerja skrining dokter sekitar 40%. Langkah besar menuju masa depan di mana AI berfungsi sebagai kolaborator yang andal bagi dokter.